Imitasi

Imitasi atau peniruan adalah suatu proses kognisi untuk melakukan tindakan maupun aksi seperti yang dilakukan oleh model dengan melibatkan indra sebagai penerima rangsang dan pemasangan kemampuan persepsi untuk mengolah informasi dari rangsang dengan kemampuan aksi untuk melakukan gerakan motorik.

Proses ini melibatkan kemampuan kognisi tahap tinggi karena tidak hanya melibatkan bahasa namun juga pemahaman terhadap pemikiran orang lain.

Imitasi saat ini dipelajari dari berbagai sudut pandang ilmu seperti psikologi, neurologi, kognitif, kecerdasan buatan, studi hewan (animal study), antropologi, ekonomi, sosiologi dan filsafat. Hal ini berkaitan dengan fungsi imitasi pada pembelajaran terutama pada anak, maupun kemampuan manusia untuk berinteraksi secara sosial sampai dengan penurunan budaya pada generasi selanjutnya.

Kajian psikologi

Imitasi harus dibedakan dengan peniruan gerakan yang sama saja (mimikri) maupun peniruan tujuan (emulasi), tetapi pada proses imitasi manusia melakukan prinsip peniruan suatu aksi dengan memahami tujuan aksi dan diarahkan oleh pencapaian target tujuan (goal).

Imitasi sering dikaitkan pula dengan teori belajar sosial dari Albert Bandura.

Selain itu dengan imitasi, dikatakan bahwa anak membentuk teory pemikirannya (Theory of Mind) melalui imitasi terhadap aksi orang lain maupun persepsi terhadap rangsang yang diterima dari lingkungannya.

Kajian neurosains

Ditemukannya mirror neuron system atau sistem saraf cermin pada monyet jenis macaque yang dipublikasikan pada tahun 1996 oleh Giacomo Rizzolati dari Universitas Parma Italy memberikan bukti neurologis bahwa imitasi penting. Sistem saraf cermin adalah saraf binatang dan manusia yang menyala saat melakukan suatu aksi maupun menyaksikan aksi yang sama dilakukan oleh binatang atau manusia lain.

Sistem saraf cermin (SSC) terletak pada bagian precortex otak. SSC ini membantu untuk memahami tindakan yang dilakukan oleh orang lain, sehingga memungkinkan untuk diimitasi.

Catatan kaki

Tags:

AksiBahasaGerakan motorikIndraKognisiModelPersepsiPikiranRangsang

🔥 Trending searches on Wiki Bahasa Indonesia:

808RendangAl-Qur'anKalimantan TimurSuku DayakPaulus dari TarsusGanjar PranowoPratama ArhanParto PatrioDaring dan luringC (bahasa pemrograman)Maarten PaesPerundingan LinggarjatiKomikSoemitro DjojohadikoesoemoYusril Ihza MahendraKalimantan BaratStatistikaAhmad LuthfiBelerang dioksidaMahkamah Konstitusi Republik IndonesiaInter MilanTokopediaSembilan NagaBhayangkara Presisi Indonesia FCMakauKomando Pasukan KhususDana (layanan pembayaran)Hamengkubuwana XBang Si-hyukSuku SundaOtoritas Jasa KeuanganArab SaudiGunung RuangReal Madrid C.F.Pelayaran Nasional IndonesiaKota YogyakartaTitiek SoehartoNarutoKi Hadjar DewantaraRepublik Maluku SelatanRaffi AhmadPakubuwana XIIKota MedanRio FahmiSejarah Nusantara pada era kerajaan IslamBadan Intelijen Negara Republik IndonesiaHalaman UtamaBahasa ArabPertempuran Lima HariAbdurrahman WahidOposisi (politik)Stadion Abdullah bin KhalifaIndustriSerie AMpok AlpaCopa SudamericanaPornhubBom Bali 2002Sistem presidensialNepotismeMin Hee-jinMuhammad Arsyad al-BanjariKualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2024Partai Komunis IndonesiaBatikDewi SartikaLinkedInAqua (air mineral)Gelar kebangsawanan JawaRupiahMohammad HattaBadarawuhi Di Desa PenariTanda Nomor Kendaraan Bermotor IndonesiaAngka RomawiOlimpiade Musim Panas 2024Gerakan 30 SeptemberPFC CSKA MoskowBendera Korea Selatan🡆 More