Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Angkatan Darat Militer Indonesia

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (atau biasa disingkat TNI Angkatan Darat atau TNI-AD) adalah salah satu cabang angkatan perang dan merupakan bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertanggung jawab atas operasi pertahanan negara Republik Indonesia di darat, menjaga keamanan wilayah perbatasan darat dengan negara lain, melaksanakan pembangunan dan pengembangan kekuatan di darat dan melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat.

Tentara Nasional Indonesia
Angkatan Darat
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan
Lambang TNI Angkatan Darat
Dibentuk15 Desember 1945 (1945-12-15)
(78 tahun, 5 bulan)
NegaraTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan Indonesia
AliansiTentara Nasional Indonesia
Tipe unitAngkatan Darat
PeranMenegakkan kedaulatan negara dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Jumlah personel
  • 465.000 personel aktif
  • 5.446 personel cadangan
Bagian dariTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan Tentara Nasional Indonesia
Markas BesarGambir, Jakarta Pusat
MotoKartika Eka Paksi
(Sanskrit, lit:"burung gagah perkasa dengan satu cita-cita yang mulia")
Warna
HimneMars Kartika Eka Paksi
Ulang tahun15 Desember (Hari Juang Kartika)
Pertempuran
Situs webtniad.mil.id
Tokoh
Panglima TertinggiTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan Presiden Joko Widodo
Kepala StafTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Wakil Kepala StafTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan Letnan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita
Inspektur JenderalTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan Letnan Jenderal TNI Erwin Djatniko
Koordinator Staf AhliTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan Letnan Jenderal TNI Sonny Aprianto
Insignia
BenderaTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan
RoundelTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan
Fin FlashTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan

Kekuatan TNI-AD saat ini terdiri dari 3 komando utama pembinaan (Kotama Bin) yaitu Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Kodiklatad), Komando Daerah Militer (Kodam) dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Selain komando utama operasi, TNI-AD juga memiliki komando pendidikan yang mendidik para perwira dan calon perwira di Akademi Militer (Akmil), Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapaad), dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).

Sejarah

Cikal bakal lahirnya TNI pada awal kemerdekaan Indonesia dimulai dari penggabungan kekuatan bersenjata yang berasal dari para tokoh pejuang bersenjata, baik dari hasil didikan Kekaisaran Jepang (PETA), Belanda (KNIL), maupun mereka yang berasal dari laskar rakyat. Hasil penggabungan ini menghasilkan sebuah lembaga yang bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR), yang kemudian berturut-turut berganti nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Tentara Keselamatan Rakyat (juga TKR), Tentara Republik Indonesia (TRI) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pada masa Orde Baru, Tentara Nasional Indonesia (TNI) digabung dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Penggabungan ini membentuk sebuah badan dengan nama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Berdasarkan Ketetapan MPR No. VI/MPR/2000 kembali menggunakan nama Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah pemisahan peran antara TNI dan Polri.

Sejak kelahirannya, TNI menghadapi berbagai tugas dalam rangka menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Mempertahankan kemerdekaan

Segera setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 Bangsa Indonesia menghadapi Sekutu/Belanda yang berusaha menjajah kembali bangsa Indonesia. Kedatangan kembali Sekutu/Belanda mendapat perlawanan kekuatan TNI bersama rakyat. Perlawanan tersebut menimbulkan pertempuran yang terjadi di mana-mana, seperti di Semarang (1945), Ambarawa (1945), Surabaya (1945), Bandung (1946), Medan (1947), Palembang (1947), Margarana (1946), Manado (1946), Sanga-Sanga (1947), Agresi Militer Belanda I (1947), Agresi Militer Belanda II (1948), dan Serangan Umum 1 Maret 1949.

Pada saat menghadapi Agresi Militer Belanda II, walaupun Pemerintah RI yang saat itu berpusat di Yogyakarta telah menyerah, Panglima Besar Jenderal Soedirman tetap melanjutkan perjuangannya, yaitu dengan cara gerilya karena berpegang teguh pada prinsip kepentingan negara dan bangsa.

Akibat dari perlawanan tersebut akhirnya bangsa Indonesia mampu mempertahankan pengakuan atas kemerdekaan dan kedaulatan RI pada tanggal 27 Desember 1949. Perjuangan ini berhasil berkat adanya kepercayaan diri yang kuat, semangat pantang menyerah, berjuang tanpa pamrih dengan tekad

Menjaga keutuhan bangsa dan negara

TNI bersama rakyat melaksanakan operasi dalam negeri seperti penumpasan terhadap PKI di Madiun 1948 dan Gerakan 30 September 1965, terhadap pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, Pemberontakan DI/TII di Aceh, Sulawesi Selatan, terhadap PRRI di Sumatera Barat, Permesta di Manado, Kahar Muzakar di Sulawesi Selatan dan Tenggara, PGRS/Paraku di Kalimantan Barat, Republik Maluku Selatan di Ambon, Gerakan Aceh Merdeka di Aceh, Dewan Garuda di Sumatera Selatan, dan Organisasi Papua Merdeka di Papua. Perjuangan ini dilaksanakan demi kepentingan menyelamatkan kehidupan berbangsa dan bernegara serta berpegang teguh pada prinsip demi kepentingan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Operasi pengamanan dilaksanakan terhadap kegiatan kenegaraan seperti Pemilu, Sidang Umum MPR/Sidang Istimewa MPR, dan pengamanan terhadap terjadinya konflik komunal. Operasi pengamanan ini didasarkan pada kepentingan negara dan bangsa, penyelamatan kehidupan berbangsa dan bernegara indonesia

Organisasi

TNI Angkatan Darat adalah bagian dari Tentara Nasional Indonesia dan disusun berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019, dimana Markas Besar Tentara Nasional Indonesia membawahi Markas Besar TNI Angkatan Darat.

Unsur Pimpinan TNI AD

Unsur Pembantu Pimpinan

Seluruh unsur pembantu pimpinan dijabat oleh perwira tinggi bintang tiga dengan pangkat Letnan Jenderal dan perwira tinggi bintang dua dengan pangkat Mayor Jenderal

Unsur Pelayanan

Komando Utama Pembinaan

Badan Pelaksana Pusat

Pangkalan

Kecabangan

Tanda Kepangkatan

Di TNI Angkatan Darat, sebagaimana di kecabangan lainnya, kepangkatan terdiri dari, Perwira, Bintara dan Tamtama. Adapun pangkat tertinggi di Angkatan Darat adalah Jenderal Besar dengan bintang lima. Sampai saat ini ada 3 orang perwira TNI Angkatan Darat yang dianugerahi pangkat tersebut. Mereka adalah:

Kepala

TNI Angkatan Darat dipimpin oleh seorang Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang menjadi pemimpin tertinggi di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Kasad saat ini Jenderal TNI Maruli Simanjuntak

Kekuatan

Persenjataan dan Perlengkapan Infanteri

Senjata ringan

Nama Asal Tipe Kaliber Keterangan
Pindad P1/P2 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Pistol semiotomatis 9x19mm Versi lokal dari Browning Hi-Power, dengan lisensi dari FN Herstal. Sekitar 30.000 P1 dan 2.000 P2 diproduksi.
Pindad G2 Elite dan G2 Combat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Pistol semiotomatis 9x19mm Senjata standar TNI AD.
Pindad PM2 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Pistol mitraliur 9x19mm
MP5 series Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Jerman Pistol mitraliur 9x19mm Digunakan oleh pasukan khusus.
AK-47 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Uni Soviet Senapan serbu 7.62x39mm
Pindad SS1 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Senapan serbu 5.56x45mm Didasarkan pada FN FNC.
Pindad SS2 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Senapan serbu 5.56x45mm Modenisasi SS1.
M16 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Senapan serbu 5.56x45mm
M4 Carbine Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan 

Amerika Serikat

Senapan Serbu 5.56x45mm
FAMAS Prancis Senapan Serbu 0.223
HK 416 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Jerman Senapan Serbu 5.56x45mm NATO
Pindad SPR-1 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Senapan runduk 7.62x51mm
Pindad SPR-3 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Senapan runduk 7.62x51mm
Pindad SPR-2 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Senapan anti material 12.7x99mm
Pindad SM3 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Senapan mesin ringan 5.56x45mm Versi lokal FN Minimi.
Pindad SM2 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Senapan mesin serbaguna 7.62x51mm Versi lokal FN MAG.
Pindad SMB-QCB Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Senapan mesin berat 12.7x99mm Versi lokal CIS 50MG.

Granat dan Sistem Roket

Nama Asal Tipe Jumlah Keterangan
Pindad SPG1 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Pelontar granat senapan Pelontar granat yang pertama kali diproduksi lokal
M79 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Pelontar geranat tembakan tunggal
AT-13 Metis M Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Rusia Pelontar rudal anti-tank
M80 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Yugoslavia Rudal panggul
PF-89 China Roket Anti Tank ARISAKA-TYEPE 99 JEPANG KALIBER 91 M1 GRAND AMERIKA

Tank

Model Asal Tipe Jumlah Dalam pesanan Keterangan
Leopard Revolution Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Jerman Tank tempur utama 61 Paket upgrade Leopard 2 dari Rheinmetall. Dipesan oleh Jenderal Pramono Edhie Wibowo
Leopard 2A4 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Jerman Tank tempur utama 42 Satu paket dengan Leopard Revolution
AMX-13 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Prancis Tank ringan 325 Ditingkatkan kemampuannya di PT Pindad
FV101 Scorpion 90 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Britania Raya Tank ringan 100 Sebagian akan dipindah ke pulau Kalimantan

Angkut Personel Ringan

Model Asal Tipe Jumlah Dalam pesanan Keterangan
AMX-VTT Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Prancis Pengangkut personel lapis baja 200
Tarantula 6x6 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Republik Korea Kendaraan tempur infanteri 22 Ditempatkan pada dua batalyon, yakni di Yonkav 1 Tank/Kostrad dan Yonkav 9 Serbu/Kodam Jaya.
Marder 1A3 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Jerman Kendaraan tempur infanteri 50 Satu paket dengan Leopard Revolution.
V-150 Commando Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Pengangkut personel lapis baja 200
VAB Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Prancis Pengangkut personel lapis baja 46 Awalnya terdapat 14 disediakan. 32 lagi dibeli tahun 2006 untuk misi perdamaian Indonesia di Lebanon.
Alvis Stormer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Britania Raya Pengangkut personel lapis baja ~70 Termasuk varian pengangkut personel lapis baja, mobil komando, ambulans, derek, ranpur logistik, dan ranpur jembatan.
Pindad APS-3 ANOA Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Pengangkut personel lapis baja 380+ Pemesanan Anoa pertama oleh TNI AD pada tahun 2008 sebanyak 154 unit untuk berbagai tipe. tahun 2011 memesan 11 unit tipe APC semua. Tahun 2012 memesan 61 unit.
Pindad APR-1V Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Pengangkut personel lapis baja 40 2004 Pendahulu Pindad APS-3. Dirancang berdasarkan rangka truk komersial milik Isuzu. Pesanan lanjutan batal akibat gempa bumi Samudra Hindia 2004.

Kendaraan Lapis Baja

Model Asal Tipe Jumlah Dalam pesanan Keterangan
FV601 Saladin Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Britania Raya Mobil lapis baja 69 Secara bertahap akan diganti dengan Pindad Badak
Ferret Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Britania Raya Mobil lapis baja 55
Cadillac Gage Commando Scout Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Mobil lapis baja 26 1983
BTR-40 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Uni Soviet Mobil lapis baja 100-130 1963–1965 Dimodifikasi di Indonesia dari pengangkut personel lapis baja menjadi varian intai lapis baja.
Pindad Badak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Mobil lapis baja 50 2016

Sarana pendukung dan logistik

Model Asal Tipe Jumlah Dalam pesanan Keterangan
M151 MUTT Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Kendaraan angkut ringan
Dodge M37 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Kendaraan angkut ringan
Renault Sherpa 2 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Prancis Kendaraan angkut ringan 30 Juli 2011 Diumumkan pada Juli 2011
Land Rover LWB Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Britania Raya Kendaraan angkut ringan
Steyr Puch Haflinger 700 AP Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Austria Kendaraan angkut ringan
Toyota Hilux Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Jepang Kendaraan angkut ringan
Isuzu D-Max Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Jepang Kendaraan angkut ringan
Ford Ranger Amerika Serikat Kendaraan angkut ringan
Nissan Q4W73 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Jepang Truk ringan
DAF YA400 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Belanda Truk angkut
Unimog Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Jerman Truk menengah
Steyr 680M Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Austria Truk menengah
Bedford MK Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Britania Raya Truk ringan
AM General M35 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Truk menengah
Steyr 17M29 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Austria Truk menengah
FAW CA150PL2 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Tiongkok Truk menengah
XR311 FAV Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Kendaraan serang cepat
Cakra FAV Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Kendaraan serang cepat

Artileri, sistem pertahanan udara dan radar

Model Asal Tipe Jumlah Dalam pesanan Keterangan
Astros II Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Brasil Peluncur roket multilaras 63 Multikaliber
NDL-40 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Peluncur roket multilaras 50 Kaliber 77 mm, buatan PT DI
M48 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Yugoslavia Meriam gunung 144
AZP S-60 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Uni Soviet Artileri antipesawat kaliber 57mm 256
Oerlikon Skyshield Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Swiss Artileri antipesawat kaliber 35mm -
M101 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Artileri tarik 180
KH 178 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Korea Selatan Artileri tarik 72
KH 179 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Korea Selatan Artileri tarik kaliber 155mm
FH-2000 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Singapura Artileri tarik 8
Poprad (versi rudal Grom dalam sishanud Kobra ) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Polandia Rudal darat-ke-udara jarak pendek Tidak diketahui, namun dipercaya lebih dari 70 unit
ZU-23-2 (Buatan Polandia) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Polandia Artileri Anti-Pesawat kaliber 23mm -
Rapier Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Britania Raya Rudal darat-ke-udara 120 Akan diganti
RBS-70 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Swedia Rudal darat-ke-udara 45
Mistral Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Prancis Rudal darat-ke-udara -
QW-3 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Tiongkok Rudal darat-ke-udara -
AMX Mk 61 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Prancis Artileri gerak sendiri 57
CAESAR Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Prancis Artileri gerak sendiri 36
TAFLIR Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Prancis Radar 5

Pesawat

Pesawat Asal Tipe Versi Beroperasi Keterangan
Aero Commander Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Helikopter angkut 680 3
Boeing AH-64 Apache Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Helikopter serang AH-64E Guardian 8
Bell 47 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Helikopter multiperan 47G 10
Bell UH-1 Iroquois Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Helikopter multiperan Bell-205A1 10
Bell 412 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat/Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Helikopter transpor 412EP 24 Dibuat dengan lisensi di PT DI
Britten-Norman Islander Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Britania Raya Transpor multiperan BN-2A 1
CASA C-212 Aviocar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Spanyol/Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Transpor taktis 4 Transfer produksi pada PT DI
Cessna 310 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Transpor multiperan 4
Eurocopter Bo 105 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Jerman/Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Indonesia Helikopter multiperan 30 Dibuat dengan lisensi di PT DI
Eurocopter EC120 Colibri Prancis Helikopter Latih Untuk menggantikan Schweizer 300
Eurocopter Fennec Prancis/ Indonesia Helikopter multiperan AS550 11 Dibuat dengan lisensi di PT DI
Mil Mi-17 Hip-H Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Rusia Helikopter serang ringan dan transpor Mi-17V5 12
Mil Mi-35 Hind Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Rusia Helikopter serang Mi-35 Hind-F 5
Schweizer 300 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat: Sejarah, Organisasi, Pangkalan  Amerika Serikat Helikopter latih 300C 6 Akan diganti

Galeri

Referensi

Pranala luar

Tags:

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat SejarahTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat OrganisasiTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat PangkalanTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat KecabanganTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Tanda KepangkatanTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat KepalaTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat KekuatanTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat GaleriTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ReferensiTentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Pranala luarTentara Nasional Indonesia Angkatan DaratTentara Nasional Indonesia

🔥 Trending searches on Wiki Bahasa Indonesia:

Adhi MakayasaPertempuran Lima HariHasto KristiyantoGojekLaura BasukiIra WibowoNatasha WilonaKorea UtaraXVideosIqbaal RamadhanFC BarcelonaMuhammadPocong (hantu)Once MekelMa'ruf AminMencuri Raden SalehJalan Tol Trans-JawaLeonardus Benyamin MoerdaniKota MedanMaruli SimanjuntakSengketa Sipadan dan LigitanYandexUhm Jung-hwaA.M. HendropriyonoKembalinya Raden Kian SantangKalimantan SelatanKesultanan MataramPiala FAGitalis Dwi NatarinaPuisiDaftar kecamatan dan kelurahan di Kota Administrasi Jakarta TimurClarissa TanoesoedibjoAriel (penyanyi)2023KelurahanGunung BromoYusril Ihza MahendraSalshabilla AdrianiCandi PrambananJam (alat)Daftar artis K-popAnjingPerundingan LinggarjatiAnthony SalimStoikismeAmerika SerikatKota PadangDaftar buah-buahan kulinerVladimir PutinPiala ItaliaLampungMikha TambayongKerajaan SingasariDaftar stasiun televisi di IndonesiaSri MulyaniRabithah AlawiyahSurahPemilihan umum Presiden Indonesia 2009The UnderdogsSegitiga BermudaInna lillahi wa inna ilaihi raji'unIndiaClub Atlético de MadridACF FiorentinaMuhammad Luthfi bin YahyaKomando Cadangan Strategis Angkatan DaratBambang SoesatyoSydneyQHasan bin AliSeventeen (grup musik Korea Selatan)Sistem 24-jamPiala Dunia U-20 FIFA 2023Brunei DarussalamBahar bin SmithPesta Olahraga Asia Tenggara 2023Persaudaraan Setia Hati TerateJusuf Kalla🡆 More