Wiki Tips and advice Indonesia - Bahasa Indonesia

Tips dan Cara Menghilangkan Jamur di Mukena

Jangan biarkan jamur mengotori mukena Anda. Mari pelajari cara menghilangkan jamur di mukena agar mukena kembali bersih seperti sedia kala

Diperbarui

Ditulis oleh Admin

07-Wiki Tips Bahasa Indonesia-February-2022-Header

Perlengkapan ibadah harus selalu berada dalam keadaan bersih untuk mendukung kekhusyukan saat beribadah. Apalagi di masa pandemi ini setiap orang disarankan membawa perlengkapan ibadah pribadi saat beraktivitas. Oleh sebab itu, Anda harus telaten merawat perlengkapan ibadah seperti mukena dan sajadah supaya kebersihannya terjaga. Jangan biarkan ada jamur yang mengotori mukena sehingga tampilannya terkesan jorok dan tidak terawat. Sebaiknya Anda mempelajari cara menghilangkan jamur di mukena supaya bisa mengatasi masalah tersebut secara efektif.

Apakah Mukena Bisa Berjamur?

Faktanya, mukena memang rentan berjamur terutama bila sering terkena pakaian atau kulit yang basah. Keringat dan air wudhu pada kulit sering menjadi biang keladi penyebab kemunculan jamur di mukena. Keberadaan jamur tersebut akan menimbulkan bercak-bercak hitam pada bagian kepala, dagu, dan leher mukena. Lebih parahnya lagi, jamur pada mukena tergolong sulit dibersihkan sehingga membuat mukena terkesan kusam, terutama mukena berwarna terang.

Kapan Mukena Harus Dicuci?

Berbeda dengan pakaian sehari-hari, perlengkapan ibadah sebenarnya tidak perlu dicuci setiap hari. Dr dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV selaku Ketua Divisi Pedoman & Protokol Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan intensitas pencucian perlengkapan ibadah secara rutin, tepatnya setiap 3 hingga 4 hari sekali. Kebiasaan baik ini dapat mengurangi risiko kemunculan jamur pada mukena.

Beberapa Cara Menghilangkan Jamur di Mukena

07Wiki Tips Bahasa IndonesiaFebruary2022SubHeader1

Anda bisa melakukan beberapa cara menghilangkan jamur di mukena dengan bahan-bahan alami berikut ini agar mukena kembali bersih cemerlang:

Polling

Bagaimana gaya hidup Anda saat pandemi mempengaruhi variasi noda kotor di baju Anda?

0 Suara

1. Mencuci Mukena dengan Cuka

Kandungan asam asetat dalam cuka sangat ampuh menghilangkan jamur pada mukena. Caranya cukup mudah. Hal pertama yang mesti Anda lakukan adalah mencampur air dan cuka dengan perbandingan 1:1. Kemudian, tuangkan cuka pada bagian mukena yang terkena jamur lalu sikat dengan lembut menggunakan sikat gigi bekas. Lakukan proses ini hingga noda jamur menghilang lalu cuci mukena seperti biasa untuk menghilangkan bau cuka.

2. Mencuci Mukena dengan Cairan Pemutih Pakaian

Cara menghilangkan jamur di mukena yang satu ini hanya cocok dilakukan pada mukena berwarna putih. Pertama, rendamlah mukena dengan air dingin selama kurang lebih 30 menit. Selanjutnya, buatlah campuran pemutih dan air dengan perbandingan 1:30. Celupkan mukena ke dalam larutan pemutih pakaian lalu diamkan selama kurang lebih 30 menit. Setelah 30 menit, cucilah mukena seperti biasa menggunakan deterjen dan air lalu bilas hingga bersih. Kandungan pemutih pakaian akan menghilangkan jamur sehingga mukena kembali bersih seperti semula.

3. Mencuci Mukena dengan Jeruk Nipis

Belum banyak orang yang tahu kalau jeruk nipis juga dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan jamur pada mukena. Caranya, teteskan jeruk nipis pada bagian mukena yang berjamur. Kemudian, gunakan sikat gigi bekas untuk menyikat bagian mukena yang sudah diberi tetesan jeruk nipis. Sikatlah secara perlahan-lahan hingga noda jamur benar-benar hilang. Terakhir, cucilah mukena dengan deterjen dan air mengalir seperti biasa hingga bersih. *** Mulai sekarang, jangan biarkan jamur membuat mukena kelihatan kusam. Anda dapat mengantisipasinya dengan menggunakan Sahaja Spray Higienis. Produk Sahaja yang satu ini diformulasikan untuk membersihkan dan melindungi sajadah dan mukena dari kuman saat beribadah. Sahaja Spray Higienis telah mendapatkan sertifikasi halal dan diproduksi tanpa paraben sehingga aman digunakan setiap saat. Bahan aktif yang terkandung dalam produk Sahaja ini direkomendasikan WHO untuk menghentikan pertumbuhan berbagai jenis mikroorganisme, seperti bakteri, virus, dan jamur. Mari mengandalkan Sahaja Spray Higienis agar mukena dan sajadah senantiasa bersih dan bebas jamur.

Awalnya diterbitkan