Wiki Tips and advice Indonesia - Bahasa Indonesia

Tips dan Cara Membersihkan Kamar Mandi secara Menyeluruh

Kamar mandi merupakan salah satu elemen penting di rumah yang tak boleh dianggap remeh. Bahkan, orang-orang zaman dulu meyakini bahwa kondisi kamar mandi mencerminkan kebersihan rumah secara keseluruhan. Sekarang, banyak sekali produk pembersih kamar mandi yang beredar di pasaran. Penggunaan produk pembersih tersebut harus dilakukan dengan benar agar kamar mandi jadi bersih maksimal.

Diperbarui

Ditulis oleh Admin

01-Wiki Tips Bahasa Indonesia-February-2022-Header

Durasi Baca 11 - 12 Menit

Kamar mandi merupakan salah satu elemen penting di rumah yang tak boleh dianggap remeh. Bahkan, orang-orang zaman dulu meyakini bahwa kondisi kamar mandi mencerminkan kebersihan rumah secara keseluruhan. Sekarang, banyak sekali produk pembersih kamar mandi yang beredar di pasaran. Penggunaan produk pembersih tersebut harus dilakukan dengan benar agar kamar mandi jadi bersih maksimal.

Mengapa Kamar Mandi Wajib Dibersihkan Secara Teratur?

Berbeda dengan ruangan lain di rumah, kamar mandi paling rentan menjadi salah satu tempat bersarangnya mikroorganisme penyebab penyakit, seperti bakteri, virus, dan jamur. Kecenderungan tersebut dapat terjadi karena kondisi kamar mandi sering kali lembap karena terkena air. Kondisi yang lebih parah bahkan bisa terjadi pada kamar mandi konvensional yang lantainya basah sepanjang hari dan tidak mendapatkan sirkulasi udara serta cahaya matahari yang cukup. Jangan sampai kebersihan kamar mandi yang kurang terjaga membuat Anda sekeluarga gampang terjangkit penyakit menular.

Seberapa Sering Kamar Mandi Harus Dibersihkan?

Tak ada aturan pasti mengenai intensitas membersihkan kamar mandi. Semakin banyak jumlah anggota keluarga di rumah, maka sebaiknya semakin sering pula kamar mandi dibersihkan. Misalnya, pembersihan kamar mandi dilakukan 2 hingga 3 hari sekali jika rumah yang menampung keluarga besar. Sementara itu, ahli mikrobiologi Universitas Guelph Ontario Kanada, Jason Tetro, menyarankan proses pembersihan kamar mandi dilakukan minimal 1 minggu sekali karena kamar mandi menjadi tempat utama perkembangbiakan bakteri E.coli. Kontaminasi bakteri E.coli dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti diare, infeksi saluran pencernaan, hingga infeksi kandung kemih.

Bagian Apa yang Paling Kotor di Kamar Mandi?

Bak mandi ternyata menjadi bagian paling kotor di kamar mandi. Padahal, fungsi bak mandi sangat vital bagi kamar mandi konvensional. Bak mandi yang jarang sekali dibersihkan berisiko menampung mikroorganisme penyebab penyakit. Mikroorganisme tersebut juga rentan masuk ke tubuh ketika Anda mengguyur air dari bak mandi ke tubuh. Oleh sebab itu, cara membersihkan bak mandi harus dilakukan dengan benar supaya kondisi bak mandi di rumah selalu higienis.

Polling

Apakah rutinitas membersihkan rumah Anda berubah saat pandemi berlangsung?

0 Suara

Bila bak mandi jadi elemen paling kotor di kamar mandi konvensional, lain halnya dengan kamar mandimodern. Tirai pada kamar mandi modern menjadi tempat bersarangnya berbagai jenis bakteri jika tidak dibersihkan secara teratur. Sebuah penelitian yang dilakukan American Society for Microbiology menjelaskan bahwa tirai kamar mandi kerap menjadi sarang bakteri Sphingomonas dan Methylobacterium satu minggu pasca penggunaan.

Jadi, Anda wajib lebih sigap mengamati kondisi kamar mandi di rumah. Sehingga Anda dapat menentukan waktu yang tepat untuk membersihkan kamar mandi demi menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Anda tak harus langsung membersihkan seisi kamar mandi secara menyeluruh sebab al tersebut dapat dilakukan secara bertahap.

Apa Saja Bahan dan Alat Pembersih Kamar Mandi yang Mesti Disiapkan?

Beberapa bahan dan alat pembersih kamar mandi yang harus disiapkan agar proses pembersihan berlangsung maksimal adalah sebagai berikut:

Spons: alat yang satu ini penting untuk menyerap sisa air dan cipratan air sabun pada dinding kamar mandi, permukaan shower, permukaan cermin, bagian atas toilet duduk, wastafel, bathtub, dan pintu. Cara membersihkan dinding keramik kamar mandi juga lebih praktis tanpa menimbulkan bekas goresan kalau Anda selalu menggunakan spons. Bila seluruh permukaan kamar mandi sudah dikeringkan dengan spons, maka risiko perkembangbiakan jamur akan berkurang drastis.

Lap microfiber: penggunaan lap microfiber juga tak kalah penting untuk membersihkan kamar mandi. Komposisi bahan seratnya yang halus membuat lap microfiber tidak menimbulkan goresan pada berbagai jenis permukaan, termasuk kaca dan keramik.

Sikat toilet: keberadaan sikat toilet juga sangat esensial untuk mendukung kebersihan kamar mandi. Setelah menyemprotkan cairan pembersih khusus toilet, gunakan sikat toilet untuk membersihkan seluruh bagian dalam toilet hingga tuntas. Setelah digunakan, sebaiknya sikat toilet disiram dengan cairan disinfektan agar tetap higienis. Gantunglah sikat tersebut di sekitar toilet supaya tetap kering saat tidak digunakan. Bila sikat toilet mulai rontok atau berubah bentuk, sebaiknya Anda lekas menggantinya dengan yang baru.

Sarung tangan karet: jangan lupa menyiapkan sarung tangan karet untuk melindungi tangan Anda selama membersihkan kamar mandi. Tak cuma menjaga tangan agar tak langsung terpapar kuman, sarung tangan karet juga berfungsi melindungi tangan dari risiko alergi saat menggunakan produk pembersih kamar mandi.

Sikat bulu kasar: alat pembersih kamar mandi yang satu ini penting untuk membersihkan permukaan yang kasar, misalnya lantai keramik. Kalau Anda harus berhadapan dengan noda kotoran yang membandel, siramkan produk pembersih pada lantai sebelum menyikatnya sampai bersih.

Sikat gigi bekas: jangan langsung membuang sikat gigi bekas yang sudah tidak dipakai lagi. Anda bisa memanfaatkan sikat gigi bekas untuk membersihkan bagian-bagian kamar mandi yang sulit dijangkau, misalnya sudut dinding kamar mandi. Jangan lupa membersihkan sikat gigi bekas dengan cairan disinfektan setiap kali selesai digunakan supaya kondisinya selalu higienis.

Cairan pembersih serba guna: Penggunaan cairan pembersih serba guna penting agar kamar mandi selalu bebas mikroorganisme penyakit. Kini, ada Vixal yang siap membantu Anda membersihkan seisi kamar mandi sampai tuntas. Pembersih kamar mandi paling ampuh ini dapat membersihkan noda pada permukaan porselen, keramik, atau mozaik tanpa merusak permukaannya. Anda juga dapat menggunakannya untuk membersihkan toilet atau sebagai pembersih bak mandi supaya kondisinya kembali higienis. Kandungan Vixal diformulasikan dengan bahan anti bakteri dan anti bau tak sedap sehingga cocok untuk membersihkan semua tipe toilet dan kamar mandi.

Cairan disinfektan: campuran air dan cairan disinfektan sangat penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi. Siramkan larutan disinfektan tersebut pada alat-alat pembersih dan lantai usai membersihkan seisi kamar mandi untuk mencegah perkembangbiakan mikroorganisme penyebab penyakit.

Cara Efektif Membersihkan Seisi Kamar Mandi

01-Wiki Tips Bahasa Indonesia-February-2022-Sub-Header-1

Proses membersihkan kamar mandi kini tak akan terasa sulit lagi bila Anda mengikuti beberapa cara efektif berikut ini:

Lantai kamar mandi: sebaiknya lantai kamar mandi disikat hingga bersih minimal 3 hari sekali atau lebih sering lagi jika digunakan oleh keluarga besar. Setelah menyikat kamar mandi, jangan lupa menyiramkan larutan disinfektan agar kondisinya benar-benar higienis. Lantai kamar mandi yang sudah selesai disikat dan disiram dengan larutan disinfektan sebaiknya didiamkan

beberapa saat sebelum digunakan kembali. Jika lantai kamar mandi berlumut, kamu bisa mempraktikkan cara membersihkan lumut di lantai kamar mandi dengan cuka. Tempatkan cuka dalam botol semprot lalu semprotkan pada bagian lantai maupun dinding kamar mandi yang berlumut. Diamkan selama kurang lebih 30 menit sebelum Anda menyikat dan membilasnya seperti biasa.

Dinding kamar mandi: cara membersihkan dinding keramik kamar mandi sebenarnya tak jauhberbeda dengan lantai kamar mandi. Anda dapat menggunakan sikat bulu kasar agar kotoran yang menempel di dinding kamar mandi lekas terlepas. Kemudian, siramlah dinding kamar mandi yang sudah dibersihkan dengan air mengalir lalu keringkan dengan lap microfiber untuk mencegah noda-noda air pada permukaannya.

Toilet: sama seperti lantai kamar mandi, sebaiknya toilet dibersihkan minimal 3 hari sekali. Sikatlah bagian dalam toilet hingga bersih menggunakan cairan pembersih serba guna. Kamu juga harus membersihkan bagian luarnya dengan spons agar terhindar dari noda kotoran yang membandel. Jika proses pembersihan sudah selesai, siram bagian dalam toilet lalu bersihkan permukaan luarnya dengan lap microfiber untuk menghilangkan sisa-sisa air yang tertinggal.

Bak mandi dan shower: permukaan shower sebaiknya dibersihkan dengan cara mengelapnyasetiap hari supaya tidak ada sisa sabun dan kotoran yang menjadi kerak membandel. Jika ada kerak membandel, gunakan cairan pembersih serba guna untuk merontokkan kerak tersebut. Bilaslah permukaan shower dengan air setelah disikat hingga bersih. Sementara itu, bak mandi harus dibersihkan minimal seminggu sekali. Sikatlah seluruh dinding bagian dalam bak mandi dengan sikat bulu kasar dan cairan pembersih serba guna agar permukaannya tidak licin dan tidak menyebabkan perkembangbiakan mikroorganisme penyebab penyakit.

Wastafel dan cermin: dua elemen penting ini juga tak boleh luput dari perhatian Anda ketika membersihkan kamar mandi. Anda wajib mengelap permukaan wastafel dan cermin dengan lap microfiber setiap hari supaya tidak ada sisa-sisa sabun dan air yang menjadi kerak membandel. Selain itu, wastafel juga bisa dibersihkan dengan cairan pembersih serba guna setiap satu minggu sekali. Penggunaan cairan pembersih serba guna akan membuat permukaan wastafel selalu bersih dan berkilau alami.

Keset kamar mandi: keset atau bathmat juga rentan menjadi sarang perkembangbiakan mikroorganisme yang tidak disadari. Oleh sebab itu, sebaiknya keset diganti setiap seminggu sekali supaya tetap kering dan bersih. Cucilah keset menggunakan deterjen yang mengandung anti bakteri lalu bilas sampai bersih. Jemurlah keset di bawah terik sinar matahari langsung agar kering maksimal dan bebas kandungan mikroorganisme penyebab penyakit.

Handuk: selain keset, kebersihan handuk juga patut menjadi perhatian Anda. Jangan sampaiAnda rutin membersihkan kamar mandi tetapi malas mengganti handuk. Usahakan untuk mengganti handuk minimal 2 minggu sekali supaya tetap higienis. Handuk basah yang baru saja digunakan setelah Anda mandi sebaiknya dijemur agar kembali kering dan tidak menjadi tempat bersarangnya mikroorganisme berbahaya.

Tirai kamar mandi: sama seperti keset kamar mandi dan handuk, kebersihan tirai kamar mandijuga harus diperhatikan. Sebaiknya Anda mencuci tirai kamar mandi setiap 2 minggu sekali supaya kondisinya tetap bersih dan tidak berubah warna akibat noda membandel. Siapkan minimal satu tirai pengganti supaya tirai kamar mandi dapat dicuci dan dijemur secara teratur.

Bagian-bagian kamar mandi lainnya: selain delapan elemen penting kamar mandi tersebut, masih ada bagian lainnya yang juga harus rutin dibersihkan, yaitu tempat sabun, tempat sikat gigi, kapstok, dan lubang ventilasi. Beberapa bagian kamar mandi tersebut juga harus dibersihkan secara rutin supaya tidak menjadi tempat persembunyian mikroorganisme atau serangga. Lubang ventilasi sebaiknya dibersihkan minimal 2 minggu sekali supaya tidak menghambat sirkulasi udara di kamar mandi. Sebaiknya Anda juga lekas menyingkirkan barang-barang tak terpakai dan sampah (misalnya bungkus sabun dan botol sampo) supaya kondisi kamar mandi selalu bersih dan nyaman. Cara membersihkan kamar mandi sebenarnya tidak sulit, asalkan Anda terbiasa melakukannya secara telaten. Mari menyiapkan produk dan alat pembersih kamar mandi yang berkualitas sehingga Anda makin bersemangat merawat kamar mandi secara teratur.

Awalnya diterbitkan