Wiki Tips and advice Indonesia - Bahasa Indonesia

Mengenal Komposisi Deterjen, Sudah Tahu Apa Saja?

Detergen sering digunakan dalam mencuci pakaian. Namun, apakah Anda sudah mengetahui apa saja komposisi deterjen?

Diperbarui

Ditulis oleh Admin

04-Wiki Tips Bahasa Indonesia-Mei-2022-Header

Durasi Baca 3 - 4 Menit

Anda  tentunya sudah tidak asing lagi dengan deterjen, bukan? Detergen merupakan bahan utama dalam membersihkan pakaian. Dengan deterjen, pakaian yang kotor akan kembali terlihat bersih. Selain bersih, detergen juga biasanya memiliki aroma yang bervariasi. Dengan demikian, pakaian yang memiliki bau tak sedap dapat dinetralkan dengan aroma deterjen yang wangi. Namun, apakah pernah terpikirkan di benak Anda mengapa deterjen mampu membersihkan kotoran pada pakaian? Apa saja komposisi deterjen?

Komposisi Detergen

Komposisi detergen terdiri dari beragam bahan kimia yang saling berinteraksi, tetapi tergantung dari jenis detergen yang Anda gunakan. Setidaknya, ada lima bahan kimia yang menjadi komposisi utama detergen agar bisa menjadi bahan pembersih pakaian yang optimal. Penasaran dengan kandungan detergen yang selalu Anda gunakan? Simak ulasannya berikut ini.

  • Surfaktan Surfaktan merupakan kandungan detergen yang utama, berfungsi untuk menentukan seberapa bersih pakaian Anda nantinya setelah dicuci. Surfaktan kerap disebut sebagai zat pembasah atau pendispersi. Adanya surfaktan di dalam detergen memungkinkan sabun cuci pakaian ini mengangkat kotoran dari kain dan menahan kotoran tersebut tetap berada di air cucian hingga nantinya Anda buang. Menariknya, satu detergen ternyata bisa mengandung surfaktan lebih dari satu jenis. Terkait dampaknya terhadap lingkungan, Chemical Safety Facts melansir bahwa penggunaan surfaktan tidak berdampak buruk terhadap lingkungan meskipun produk pembersih mengandung surfaktan dalam volume yang tinggi. Namun, surfaktan tetap dapat memengaruhi kulit, terutama mereka yang memiliki kulit sensitif.

  • Bahan Aktif Bahan aktif yang menjadi komposisi detergen bisa membuat busa sabun menjadi sangat banyak. Namun pada dasarnya, fungsi utama dari bahan aktif dalam kandungan detergen adalah meningkatkan daya bersih detergen tersebut. Sodium lauryl sulfate merupakan jenis bahan aktif yang paling umum menjadi kandungan detergen.

  • Bahan Filler Komposisi detergen lainnya yaitu bahan filler yang diperlukan agar detergen tersebut mampu membersihkan banyak kain dalam sekali waktu. Dengan begitu, harga jual detergen bisa lebih ekonomis. Bahan filler yang paling umum digunakan di antaranya adalah sodium sulfat, sodium nitrat, dan tetra sodium pyrophosphate.

  • Bahan Penunjang Fungsi dari kandungan detergen yang satu ini adalah meningkatkan daya bersih dari detergen. Hanya saja, porsinya tidak boleh terlalu banyak dalam detergen karena bisa menimbulkan efek samping berupa sensasi panas atau bahkan terbakar jika terkena tangan ketika proses pencucian . Bahan penunjang yang umumnya ada di detergen sendiri adalah soda abu yang berbentuk bubuk putih.

  • Bahan Aditif Bahan aditif dalam komposisi detergen bisa dikatakan sebagai bahan tambahan. Jenisnya sangat tergantung pada nilai tambah yang hendak dihadirkan produsen detergen. Jenis-jenis bahan aditif detergen sendiri  di antaranya adalah pemutih, pewarna, ataupun pelarut.

 ***

Bagaimanapun, berbagai kandungan detergen merupakan perpaduan bahan kimia yang bisa berbahaya bagi lingkungan. Sisa air cucian bahkan bisa menghasilkan pencemaran air yang bisa berpengaruh terhadap berkurangnya kadar oksigen dalam air sehingga populasi ikan menjadi dan makhluk hidup lainnya menjadi terganggu. Kandungan kimia pada detergen pun bisa menyebabkan pencemaran tanah yang membuat area menjadi tidak subur.

Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih detergen. Pilihkan komposisi detergen yang lebih ramah lingkungan dibandingkan yang lainnya, seperti . Detergen yang satu ini sudah dilengkapi pewangi yang membuat pakaian Anda harum sepanjang waktu. Dengan menggunakan produk yang ramah lingkungan, Anda sudah ikut andil dalam menjaga lingkungan.

Polling

Bagaimana gaya hidup Anda saat pandemi mempengaruhi variasi noda kotor di baju Anda?

0 Suara

Awalnya diterbitkan