Wiki Tips and advice Indonesia - Bahasa Indonesia

Mengenal Jenis-jenis Aglonema dan Cara Merawatnya

Berencana menghijaukan rumah? Cukup lengkapi indoor dan outdoor dengan tanaman aglonema yang cantik. Ini jenis-jenis aglonema yang bisa Anda pilih!

Diperbarui

Ditulis oleh Admin

08. Wiki Tips Bahasa Indonesia Mei 2022 Header

Durasi Baca 11 - 12 Menit

Selain karena fungsi hiasannya, tanaman hias digemari oleh masyarakat karena merawatnya saja pun dapat dapat menjadi terapi tersendiri. Tanaman hias bisa dijadikan salah satu elemen dekorasi rumah. Cukup dengan menambahkan satu tanaman hias di ruangan, suasana rumah bisa jadi lebih segar dan cerah. Salah satu jenis tanaman hias yang banyak diminati adalah aglonema. Sudahkah Anda mengenal jenis-jenis aglonema?

Aglaonema adalah tanaman hias daun yang berasal dari suku talas-talasan (Araceae). Tanaman ini memiliki akar serabut dengan batang tanpa kambium. Ukuran daun aglaonema termasuk besar, dengan bentuk menyirip dan tersusun dari pembuluh pengangkut yang acak. 

Sebagian orang percaya bahwa merawat aglaonema bisa membawa rezeki. Itu sebabnya tanaman ini dikenal pula dengan sebutan sri rejeki. Ada pula yang menjuluki aglaonema dengan sebutan “Ratu Daun”. Diperkirakan ada sekitar 30 spesies aglaonema yang tumbuh menyebar di berbagai negara. 

Di luar negeri, tanaman aglaonema dikenal dengan istilah Chinese Evergreen. Macam-macam aglaonema memiliki corak, warna, bentuk dan ukuran yang berbeda, tetapi umumnya sama-sama menarik sehingga selalu menjadi primadona tanaman hias. 

Aglaonema dapat ditaruh di bagian rumah apa pun untuk mempercantik ruangan. Bisa di ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur, bahkan kamar mandi. Hal yang  terpenting adalah Anda tidak lupa untuk merawat aglaonema agar selalu tumbuh subur.

Mengenal ciri-ciri aglaonema

Selama ini Anda mungkin sudah pernah melihat salah satu jenis aglaonema di sekitar rumah atau di gedung tertentu. Namun, Anda belum terlalu memperhatikan detail keindahannya. Seperti apa, sih, ciri-ciri tanaman hias ini?

Polling

Bagaimana gaya hidup Anda saat pandemi mempengaruhi variasi noda kotor di baju Anda?

0 Suara

  • Akar

Aglaonema termasuk kelompok tanaman monokotil. Akar sehat aglaonema memiliki warna putih dan berisi, sedangkan akar yang kurang sehat berwarna cokelat.

  • Batang

Batang aglaonema umumnya berwarna putih, hijau muda, atau merah muda. Batangnya terasa lunak dan berair. Ukurannya pendek dan tertutup daun. 

  • Daun

Bagian daun adalah daya tarik utama aglaonema. Bentuk daun dari jenis-jenis aglaonema bervariasi, tergantung spesiesnya. Ada daun yang bentuknya bulat seperti telur dan ada juga yang lonjong atau berbentuk delta. Meski bervariasi, corak daun aglaonema umumnya membentuk gradasi warna yang menarik dan indah untuk dipandang.

  • Bunga

Bunga aglaonema termasuk ke dalam kelompok bunga majemuk. Bunganya dilapisi oleh seludang bunga atau spatha yang berfungsi menarik dan menjebak serangga. 

  • Buah dan biji

Buah dan biji aglaonema berbentuk bulat lonjong. Awalnya, buah dan biji aglaonema berwarna hijau kekuningan lalu berubah menjadi merah. Di dalam buahnya terdapat biji yang bisa digunakan untuk pembiakan.

Jenis-jenis aglonema

Setelah mengenal aglaonema, Anda mungkin jadi tertarik untuk memilikinya. Kira-kira, jenis-jenis aglaonema apa yang pas untuk menghiasi hunian Anda? Yuk, cari tahu apa saja macam-macam aglaonema!

  • Aglaonema red peacock atau widuri

Jenis aglaonema ini harganya cukup mahal, bahkan bisa mencapai harga ratusan juta rupiah. Ciri khas widuri adalah warna merah cerah di bagian tengah daunnya.

  • Aglaonema widuri putih

Berbeda dengan aglaonema widuri yang berwarna merah cerah, daun widuri putih didominasi warna putih. Sementara itu, tulang daun dan pinggirannya berwarna hijau. Tanaman ini cocok untuk menghijaukan ruangan atau memunculkan suasana tenang dan adem.

  • Aglaonema bidadari

Daun pada aglaonema jenis ini warnanya lebih beragam, mulai dari kuning, jingga, pink, hingga hijau. Pada daunnya terdapat tangkai penopang berwarna merah muda dan ujungnya berwarna bercak hijau. 

  • Aglaonema cinta

Bentuk daun aglaonema yang satu ini menyerupai hati, yaitu melengkung pada bagian kedua pangkalnya. Itulah kenapa tanaman ini disebut sebagai aglonema cinta. 

  • Aglaonema pride of Sumatra

Dari macam-macam aglaonema, jenis aglaonema pride of Sumatera ini termasuk yang paling dicari dan berharga mahal. Bentuk daunnya lonjong dengan nuansa warna merah. Tangkainya berwarna merah muda disertai tambahan bercak berwarna hijau gelap, merah, merah muda lagi. Sementara itu, tulang daunnya berwarna merah menyala.

  • Aglaonema moonlight

Tanaman ini termasuk tanaman yang dominan nuansa warna merahnya. Bentuk daunnya bulat dan cekung seperti mangkuk. Coraknya tegas dengan tulang daun berwarna merah. Sungguh cerah dan indah!

  • Aglaonema suksom

Anda perlu menyiapkan dana jutaan rupiah untuk bisa memiliki aglaonema suksom. Tanaman ini memang unik dan cukup berbeda dibandingkan aglaonema jenis lainnya. Daunnya berwarna merah menyala dan polos karena minim akan klorofil. Tanaman ini cocok untuk dijadikan focal point pada ruangan di rumah Anda.

  • Aglaonema silver queen

Ciri khas daun aglaonema silver queen adalah bagian luar daunnya yang berwarna hijau tua, sedangkan tengahnya bercorak perak keputihan dengan tulang daun berwarna hijau. Daunnya tebal dan lonjong tajam. 

  • Aglaonema claudia

Bagi Anda yang kurang suka dengan tanaman berwarna cerah atau mencolok, aglaonema claudia dengan daunnya yang berwarna hijau pucat dapat menjadi alternatif. Hanya ada sedikit semburat warna merah muda pada bagian tulang tanaman ini. 

  • Aglaonema anyamanee

Penyuka tanaman hias berdaun lebar pasti akan jatuh cinta pada aglaonema anyamanee. Daun lebarnya terdiri dari tiga warna yang cantik, yaitu hijau, merah, dan putih. Dari jenis-jenis aglaonema yang lain, tanaman ini termasuk yang banyak diburu karena keunikannya. Tak heran bila harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

  • Aglaonema harlequin

Dari macam-macam aglaonema, jenis harlequin ini cukup unik karena tampilannya bisa menyesuaikan kondisi cahaya. Ketika kekurangan cahaya, warna tanaman ini akan cenderung hijau dengan bercak kuning dan urat merah muda. Namun, jika aglaonema jenis ini mendapat pencahayaan yang cukup, warnanya akan berubah jadi kuning dan merah muda.

  • Aglaonema cutlass

Daun aglaonema cutlass berbentuk tajam dan panjang seperti belati (cutlass). Daunnya berwarna hijau tua dengan corak putih kehijauan yang menghiasi bagian tengah daun. 

Tanaman ini sempat langka karena sepi peminat. Namun, seiring dengan meningkatnya popularitas aglaonema, jenis cutlass kini sudah lebih mudah ditemukan kembali.

  • Aglaonema lipstik

Saking banyaknya jenis aglaonema, namanya pun unik-unik, tak terkecuali jenis aglaonema lipstik atau dikenal juga dengan nama Siam aurora ini. Daunnya berwarna hijau dihiasi warna merah menyala yang mengelilingi pinggir daun, tulang daun, hingga ke ujung batang. Warna merah terang pada daun ini membuatnya diberi nama lipstik. 

  • Aglonema red cochin

Ada satu lagi pilihan aglaonema bagi Anda yang menggemari tanaman berwarna cerah. Daun aglaonema red cochin berwarna merah menyala dengan pinggiran berwarna hijau tua dan kadang disertai bercak hijau tua di permukaannya. 

Saat masih muda, red cochin akan berwarna hijau seperti aglaonema pada umumnya. Namun, seiring perkembangannya, bercak merah akan muncul dari tengah tulang daun hingga akhirnya menutupi hampir seluruh permukaan daun. 

Cara merawat aglaonema supaya tumbuh subur

Salah satu alasan populernya aglaonema sebagai hiasan rumah adalah perawatannya yang mudah. Aglaonema juga dapat hidup di dalam maupun luar ruangan karena tingkat toleransi cahayanya sangat baik. Bahkan, aglaonema dapat tetap tumbuh dengan baik di bawah pancaran cahaya lampu neon.

Meski begitu, bukan berarti Anda dapat mendiamkan aglonema begitu saja tanpa merawatnya. Bagaimanapun juga, tanaman akan senantiasa subur dan rimbun kalau diberi perhatian yang cukup. Yuk, ketahui tips merawat aglaonema di rumah berikut ini!

  • Media tanam yang pas

Tanah pada pot aglaonema perlu memiliki kelembapan yang tepat. Oleh karena itu, komposisi media tanam harus tepat juga supaya tanah tidak menahan air terlalu banyak, tetapi tetap lembap.

Ikuti komposisi media tanam berikut:

  • Perbandingan tanah, cocopeat, arang, dan kompos adalah 1:1:1 atau 2:1:1

  • Perbandingan tanah, sekam padi, dan pupuk kandang adalah 1:1:1

  • Perbandingan tanah, kompos, dan sekam padi adalah 2:1:1

  • Gemburkan media tanam 

Tanah pada media tanam perlu digemburkan secara rutin. Hal ini penting dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dengan subur dan bisa juga mendorong tumbuhnya akar baru. Penggemburan bisa dilakukan sebulan sekali. Namun, Anda harus mengecek tanah secara rutin, ya. Kalau ternyata tanah terasa mengeras, bisa dipindahkan ke media tanam lain. 

  • Hindari terkena sinar matahari langsung

Meski bisa diletakkan di mana saja, aglaonema sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung, seperti misalnya di depan jendela. Hal ini untuk menjaga aglaonema supaya tumbuh subur dan keindahan daunnya tetap terjaga. 

Bila memungkinkan, letakkan aglonema di bawah pohon rindang yang teduh. Jika ditaruh di dalam ruangan, Anda bisa menaruh aglonema di tempat yang terang, tapi tidak terkena sorotan sinar matahari langsung, seperti di samping jendela atau di pojok ruangan.

  • Siram secara berkala

Aglaonema senang kesejukan dan kelembapan. Namun, bukan berarti Anda perlu sering-sering menyiramnya. Saat musim panas, Anda bisa jadi perlu menyiram aglaonema lebih sering dibandingkan saat musim hujan. 

Kalau terlalu sering disiram, akar dan batang aglaonema bisa rusak. Akibatnya, daun jadi menguning dan layu sehingga kehilangan keindahannya. Cukup siram aglonema 2-3 hari sekali agar media tanam terjaga kelembapannya. 

  • Rutin diberi pupuk

Supaya aglaonema tumbuh subur, Anda dapat memberi pupuk setiap empat bulan sekali atau lebih. 

  • Bersihkan gulma

Tanaman yang tumbuh di pot juga bisa ditumbuhi gulma. Hal ini bisa mengganggu kesuburan aglaonema, lho. Oleh sebab itu, Anda perlu mengecek pertumbuhan gulma secara berkala. Bila terlihat ada gulma tumbuh, segera bersihkan, ya! Cabut gulma hingga ke akarnya supaya tidak tumbuh kembali.

  • Pangkas daun yang sudah layu

Kalau Anda lihat ada daun yang layu, jangan dibiarkan. Cabut dan buang daun supaya tidak mengotori tanah. Dengan begitu, keindahan daun aglaonema yang masih subur tidak terganggu.

  • Lap daun aglonema

Terkadang, debu bisa menetap di tanaman hias kita. Karena aglaonema memiliki daun yang cukup besar, debu bisa hinggap pada daun aglaonema. Hal ini bisa membuat warna daun jadi terlihat keruh alih-alih cerah cemerlang. Oleh karena itu, tak ada salahnya kalau Anda rutin mengelap daun-daun aglaonema agar keindahannya terjaga.

Banyak sekali pengetahuan seputar aglaonema yang Anda peroleh di sini. Mulai dari jenis-jenis aglaonema, cirinya, hingga cara perawatannya. Jadi, sudah tahu aglaonema jenis apa yang akan menghiasi hunian Anda?

Awalnya diterbitkan