Wiki Tips and advice Indonesia - Bahasa Indonesia

Mengenal Jenis Plafon Rumah dan Cara Merawatnya

Sedang berencana bersih-bersih rumah? Jangan ketinggalan membersihkan plafon, yaitu penutup langit-langit rumah yang berfungsi sebagai pembatas atap dan ruangan. Apa pun jenis plafon rumah Anda, tetap perlu dibersihkan secara berkala.

Diperbarui

Ditulis oleh Admin

08Wiki Tips Bahasa IndonesiaMarch2022Header

Sedang berencana bersih-bersih rumah? Jangan ketinggalan membersihkan plafon, yaitu penutup langit-langit rumah yang berfungsi sebagai pembatas atap dan ruangan. Apa pun jenis plafon rumah Anda, tetap perlu dibersihkan secara berkala.

Plafon dapat meredam bising dan panas, serta mencegah kotoran dari atas atap jatuh ke dalam rumah. Selain itu, plafon juga bisa dimanfaatkan sebagai elemen dekorasi. Yuk, kenali berbagai macam desain plafon rumah berikut. ● Plafon Rumah Gypsum Jenis plafon rumah gypsum banyak digunakan di rumah-rumah. Kelebihan plafon ini: mudah ditemukan di berbagai toko bangunan, pemasangannya sangat praktis, model dan desainnya beragam, harganya terjangkau, dan dapat dipasangkan pada rangka kayu atau furing. kurangan plafon rumah gypsum adalah tidak tahan air dan tidak tahan lama. ● Plafon Rumah Triplek Jenis plafon rumah ini terbuat dari bahan kayu dengan ketebalan antara 3mm hingga 6 mm. Pemasangan plafon triplek juga cukup mudah. Hanya, plafon triplek kurang tahan air, ambungannya akan kelihatan, dan perlu dicat ulang secara berkala. ● Plafon Rumah GRC Jenis plafon rumah ini cukup populer selain plafon gypsum. Kelebihan jenis plafon rumah GRC (Glass Fiber Reinforced Cement Board): harganya sangat terjangkau, materialnya tahan api dan air, serta lebih kuat daripada plafon triplek. Plafon ini dapat dipasangkan pada rangka besi atau kayu. Sementara, kekurangan plafon GRC adalah pemasangannya rumit sehingga perlu jasa tukang yang ahli agar hasilnya rapi. ● Plafon Rumah Metal Bagi yang kurang cocok dengan bahan kayu, bisa melirik jenis plafon rumah metal. Kelebihannya: tahan air, anti-rayap, tahan lama, dan memiliki beragam motif yang bisa disesuaikan dengan konsep interior rumah. Kekurangan plafon rumah metal hanya pada harganya yang mahal. ● Plafon Rumah Eternit Jenis plafon ini dibuat dari campuran bahan dasar semen dan bahan kain perca. Kelebihan plafon ini: tahan terhadap api, tidak mudah lapuk karena tetesan air, dan dapat memberikan kesan dingin pada ruangan di bawahnya. Kekurangannya: materialnya ringkih dan mudah retak sehingga pemasangannya harus ekstra hati-hati. ● Plafon Rumah PVC Kelebihan jenis plafon rumah PVC (Polyvinyl Chloride): bobotnya ringan; proses masangannya mudah; tahan terhadap air, api, rayap; tampilannya stylish, dan tersedia dalam berbagai warna. Sama seperti jenis plafon metal, plafon rumah PVC tergolong mahal.

Cara Merawat Plafon Rumah

Supaya plafon rumah tahan lama dan tidak cepat rusak, ternyata Anda perlu melakukan perawatan khusus. Caranya mudah, kok. Ini tipsnya.

1. Siapkan bahan dan alat: ○ Sapu ○ Ember ○ Alat penyemprot ○ Kain microfiber ○ Sabun cuci piring Sunlight (campur dengan air di ember) ○ Cuka putih ○ Air bersih 2. Bersihkan dulu debunya Karena posisi plafon cukup tinggi, Anda bisa naik tangga untuk menyapu debu di plafon. 3. Bersihkan plafon dengan air sabun Rendam microfiber di dalam air sabun, lalu peras. Lap plafon dengan microfiber agar kotoran di plafon terlepas. 4. Bersihkan dengan semprotan Selain menyeka plafon dengan microfiber, Anda juga bisa menyemprot plafon dengan campuran air sabun dan cuka putih. Cara ini bisa memudahkan Anda dalam embersihkan bagian ujung atau sudut plafon. 5. Seka dengan kain kering Setelah mengelap atau menyemprot plafon, langkah terakhir adalah menyekanya dengan lap kering. Plafon pun bersih dan tidak lembap. Agar plafon selalu bersih dan tidak jadi sumber kotoran, luangkan waktu untuk membersihkan plafon secara berkala, ya!

Polling

Bagaimana cara Anda mengetahui bahwa permukaan dapur dan kamar mandi anda telah didesinfeksi?

0 Suara

Awalnya diterbitkan