Wiki Tips and advice Indonesia - Bahasa Indonesia

Apa Perbedaan Fungsi Tempat Sampah Berdasarkan Warnanya?

Fungsi tempat sampah diklasifikasikan berdasarkan perbedaan warnanya. Mari kenali jenis-jenis tempat sampah agar bisa memilah sampah dengan benar.

Diperbarui

Ditulis oleh Despasya Yonada

5 Jenis Tempat Sampah Berdasarkan Fungsinya

Sampah memang merupakan barang-barang tak berguna yang harus disingkirkan. Namun, bukan berarti Anda boleh membuangnya secara sembarangan. Alangkah lebih baik jika Anda menjalani kebiasaan memilah sampah secara konsisten dan membuangnya pada jenis tempat sampah yang tepat. Klasifikasi fungsi tempat sampah ditunjukkan melalui warna tempat sampah yang berbeda.

Sebelum mengenal perbedaan fungsi tempat sampah berdasarkan warnanya, sebaiknya Anda memahami manfaat memilah sampah terlebih dahulu.

Berbagai Manfaat Memilah Sampah

Kebiasaan memilah sampah dapat mendatangkan beberapa manfaat berikut ini:

  • Membantu mengurangi tumpukan sampah yang biasanya rentan mengganggu kenyamanan lingkungan. Tumpukan sampah yang berlebihan kerap menutupi lajur jalan sehingga mengganggu pengguna jalan raya.

  • Meminimalkan polusi udara akibat bau tak sedap sampah atau asap yang berasal dari kebiasaan membakar sampah.

  • Mempermudah proses daur ulang sesuai jenis sampah. Misalnya, sampah organik (dedaunan dan sisa makanan) bisa diolah menjadi pupuk kompos atau sampah anorganik (plastik, kaleng, dan botol) dapat diolah menjadi bahan baku kemasan baru atau produk daur ulang lainnya.

  • Meningkatkan nilai ekonomi sampah karena bisa menghasilkan produk daur ulang yang laku diperjualbelikan.

  • Mengurangi risiko kerusakan lingkungan karena kontaminasi sampah anorganik yang sangat sulit terurai.

Perbedaan Fungsi Tempat Sampah Berdasarkan Warnanya

Setelah mengenal manfaat memilah sampah, pasti kini Anda tergugah untuk memisahkan jenis-jenis sampah dan membuangnya di tempat sampah yang tepat. Beberapa fungsi tempat sampah berdasarkan perbedaan warnanya adalah sebagai berikut:

  • Hijau: jenis tempat sampah ini berfungsi menampung sampah organik yang mudah terurai, misalnya sisa-sisa makanan, bahan makanan mentah, dedaunan kering, dan kotoran hewan. Sampah organik sebaiknya diangkut dan diolah secara teratur setiap beberapa hari sekali supaya tidak menumpuk terlalu lama hingga menimbulkan bau tak sedap dan mengundang kedatangan lalat.

  • Kuning: tempat sampah berwarna kuning memuat sampah anorganik berupa kaleng, plastik, dan styrofoam. Jika diolah dengan cara yang tepat, sampah anorganik bisa menjadi produk daur ulang atau bahan baku kemasan baru yang lebih ramah lingkungan.

  • Biru: tempat sampah berwarna biru bermanfaat untuk menampung sampah kertas untuk mempermudah daur ulang. Biasanya kertas-kertas yang sudah dikumpulkan diolah menjadi bubur kertas lalu kembali dicetak menjadi kertas siap pakai.

  • Abu-abu: jenis tempat sampah ini memang jarang dijumpai di tempat umum. Padahal, fungsi tempat sampah abu-abu sangat penting untuk menampung sampah jenis residu atau ampas, misalnya popok bayi bekas pakai, pembalut bekas, dan permen karet. Sampah residu tidak boleh dicampurkan dengan jenis sampah lain karena biasanya lebih rentan mengandung bakteri.

  • Merah: tempat sampah merah digunakan untuk menempatkan sampah berupa pecahan kaca, bahan kimia, komponen elektronik, serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Penanganan sampah ini harus dilakukan dengan prosedur yang ketat supaya tidak menimbulkan luka, kecelakaan, atau penyebaran zat berbahaya.

Setelah mengetahui manfaat memilah sampah dan fungsi tempat sampah, Anda pasti termotivasi untuk memisahkan sampah secara cermat ketika membuangnya. Masalah sampah yang menimbulkan bau tak sedap juga tak akan mengganggu lagi bila Anda mengatasinya dengan Wipol Karbol. Produk karbol wangi yang satu ini bukan hanya ampuh membunuh kuman karena diperkaya formula Pine Action, melainkan juga ampuh menghilangkan bau dengan keharuman cemara.

Jadi, jangan tunggu sampai tumpukan sampah di rumah menimbulkan bau tak sedap. Lakukan proses pemilahan sampah dengan benar dan gunakan Wipol karbol di sekitar tempat sampah untuk menghilangkan bau tak sedap.

Awalnya diterbitkan